Tampilkan postingan dengan label Cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cinta. Tampilkan semua postingan

Jumat, 17 Januari 2014

Bosan itu PASTI

"Kalo sayang, nggak mungkin bosan." Begitu katanya.

Ini statement yang sangat indah didengar, namun sangat keliru. Semua pasangan lama PASTI mengalami kebosanan. PASTI. Bedanya, ada yang dewasa berkomitmen, dan ada yang enggak. Kalian ngerasa bosan BUKAN karena gak sayang lagi, tetapi karena kalian MAKIN BAIK bekerjasama. Sehingga drama semakin sedikit :)

Jadi, cerita hubungan kalian yang tadinya film drama, action, ataupun musikal berubah menjadi film dokumenter dan ilmu pengetahuan. Cerita hubungan kalian berubah dari arung jeram seru di air dangkal, menjadi hubungan berlayar di laut dalam yang tenang. Berlayar di laut dalam yang tenang memang membosankan. Tapi, nggak ada orang yang pergi jauh pake arung jeram...



Satu hal lagi.
Yakin.
Sesuatu yang sudah ditakdirkan
menjadi hak kita,
Allah tidak akan membiarkannya
menjadi milik orang lain.


Intan Fandini

Minggu, 23 Juni 2013

Hatiku: "Hello, selamat datang"

Ya, seperti yang terlihat di judul postingan kali ini, memang, hatiku baru saja diketuk oleh seseorang yang baru beberapa bulan aku kenal.

Seseorang yang katanya sudah memperhatikanku selama 2 tahun lamanya lewat media sosial.
Seseorang yang katanya sudah cukup bahagia hanya dengan menikmati timeline ku.
Seseorang yang katanya tidak berani menyapaku hanya karena berfikir "memang siapa aku?"
Seseorang yang katanya cuma mimpi untuk bisa kenal dekat sama aku.
Tapi siapa sangka?
Seseorang inilah yang akhirnya bisa membuatku berani menyayangi lagi, berani percaya lagi.
Seseorang inilah yang akhirnya mampu mengisi hari-hariku dengan tawa.
Seseorang inilah yang akhirnya berhasil membuatku merasa sangat berarti dan berharga.
Seseorang inilah yang akhirnya mampu mencairkan hati yang telah lama beku.
Yang membuat hati ini terbuka dan berkata, "Hello, selamat datang" :)


Kalau ditanya kenapa bisa? Aku juga tidak mengerti kenapa bisa. Kalau ditanya proses? Cukup panjang untuk diceritakan. Yang terpenting, dengannya aku merasa nyaman dan aman. Setiap harinya aku selalu bercerita dan bertukar fikiran dengannya. Hal-hal kecil yang manis yang dilakukannya semata-mata untuk membuat aku tersenyum, kata-kata motivasi yang keluar darinya untuk memberiku lecutan semangat, kesederhanaannya, bahkan petikan gitarnya yang selalu mampu menjadi obat tidur dikala insomnia. Berkali-kali orang menanyakan kenapa dia? Dari sekian banyak kenapa harus dia? Apa kelebihannya? Aku cuma tersenyum dan berkata,

"Siapapun bisa membuat aku bahagia dengan perlakuan spesialnya, tetapi hanya orang yang spesial yang bisa membuat aku bahagia tanpa melakukan apa-apa" :)

Terimakasih telah mengirimkan dia ke kehidupanku Tuhan..

Kuberi hatiku untuk kau jaga..
Semoga cepat sembuh, sayang.

Your one and only

Minggu, 19 Februari 2012

Long Distance Relationship -- LDR

LDR (Long Distance Relationship) atau yang lebih kita kenal dengan Pacaran Jarak Jauh sering dianggap sebagian besar orang merupakan hal yang sulit dijalani. Memang sih, LDR membutuhkan ketahanan mental tinggi. Siap diledek kapan saja dimana saja. Ada yang bilang, LDR itu pacaran pura-pura. Pacaran virtual. Alibi. Setengah jomblo. Tidak jelas nasibnya, terutama di malam minggu tak kalah tragis dengan kaum jomblo. Ckck. Sebenarnya semua itu tergantung pasangan tersebut. Mereka komit apa tidak dengan hubungan yang mereka jalani. Mereka yakin apa tidak. Karena pada intinya, LDR dijalani berlandaskan rasa saling yakin dan percaya :)

Setiap hubungan, baik pertemanan atau perpacaran kuncinya adalah kepercayaan. Kita memberi kebebasan sekaligus membebankan tanggungjawab suatu hubungan. Tanggungjawabnya apa? Yaa sama-sama menjaga hubungan itu tetap awet. Caranya bagaimana? Itu tergantung bagaimana gaya pacarannya. Gaya dada, gaya punggung, gaya katak atau gaya... (aku ngomongin apa sih sebenarnya?).


Jangan fikir aku menulis ini asal tulis dan tidak pernah merasakan yang namanya LDR, aku malah sedang menjalaninya, dengan seseorang disana yang mampu meyakinkanku bahwa LDR tidak sesulit yang dibayangkan :) Menurutnya, LDR itu imaji diri yang harus menempatkan diri individu untuk tidak selalu berada dalam posisi di setiap saat bisa bertemu dengan pasangannya.
Hmm.. Baru sebulan ini ngejalanin LDR, rasanya kangennya itu numpuk. Tapi kangennya ditabung aja, ntar kalau ketemu, senengnya itu beda dan jadi lebih ngehargain waktu dengan pasangan, bener ga? Kita tidak hanya beda kota, tapi sekarang malah beda pulau, tapi walau badan berjauhan, boleh doong hati berdekatan? Hihi


Gimana sih biar hubungan kita tetap langgeng, tetap romantis, berasa deket walau jauh? Simak tips-tips yang pengen aku bagiin ke temen2 readers berikut yaa :)

*** Saling Percaya

Kalau kita sudah berkomitmen menjalani LDR, percaya itu adalah hal yang paling penting. Seperti yang aku tulis di awal tadi, suatu hubungan itu, baik pertemanan maupun perpacaran, baik lama atau sebentar, baik jauh maupun dekat, kuncinya adalah kepercayaan. Hal itulah yang memperkuat langgengnya suatu hubungan, karena melalui tindakan saling percaya itulah, pasangan kita akan lebih dihargai sebagai seseorang yang memang pantas kita cintai. Secara tidak langsung, rasa saling percaya juga menunjukkan bahwa kita mengenalnya secara mendalam. Cinta bukan tentang saling menuduh apalagi saling menerka, cinta itu saling percaya, karena kita mencintai dia, makanya kita mempercayainya :) Dan tentunya kita juga harus menjaga kepercayaan tersebut.

***Saling Menjaga Hubungan dengan Komunikasi
Obat kangen paling mujarab bagi pasangan yang menjalani LDR adalah ketemu. Bener banget. Tapi, jauhnya jarak membuat kita tidak bisa untuk sering bertemu kan? Solusinya adalah komunikasi. Penting untuk kita tetap saling menjaga komunikasi. Zaman sekarang sudah termasuk zaman yang enak buat kita karena semuanya serba mudah. Sekarang alternatif komunikasi udah banyak, tidak hanya bisa telponan, sekarang juga udah ada internet kan?
Bisa kirim video, foto, chatting, semua hal bisa dilakukan dengan internet. Biaya juga udah termasuk mudah, internetan kalau gak punya koneksi dirumah ya tinggal main aja ke warnet. Tidak ada alasan lagi untuk gak bisa komunikasi. Karena hanya dengan itulah kita jadi merasa dekat dengan pasangan kita dan bisa tau hal-hal apa yang dilakukan pasangan.
Kalau kangen, skype-an dong. Malam minggu? Skype-an. Iya ga dol? Haha
.
***Saling Mengerti Kesibukan dan Kegiatan Masing-Masing
Yap! Ini juga penting. Disaat pasangan kita lagi sibuk dengan kegiatannya, kita patut harus mengerti. Pesan singkat yang tak segera dibalas, telfon yang tidak diangkat, menyebabkan kecurigaan tak beralasan, padahal si dia sedang sibuk dengan tugas-tugasnya, padahal si dia sedang sibuk membahas hal yang penting dengan orangtuanya. See? Kita juga harus memberikan pengertian dengan memberitahu mereka terlebih dahulu apa yang kita lakukan, sehingga pasangan kita tidak bermain dengan logikanya untuk memikirkan sedang apa kita. Terkadang mereka hanya cemas dan khawatir. Ketakutan yang wajar. Kalau sudah saling mengerti kesibukan masing-masing dan saling mengerti untuk memberi kabar, tentu tak ada yang dapat mengganggu hubungan kita. Jarak tetaplah jarak, "dia" tak mampu hancurkan perasaanmu :)
 
***Saling Berfikir Positif
Pliss, jangan terlalu menurut pada apa yang otakmu katakan, karena terkadang kau juga harus melibatkan hatimu saat menilai suatu hal baik atau buruknya, begitu juga pasanganmu. Runtuhnya suatu hubungan jarak jauh bisa jadi diakibatkan oleh keteledoran pikiran orang-orang yang menjalaninya, dan salah satu penyebabnya adalah terlalu sering negatif thinking! Galau kan kalau kita nefting terus? Coba kalau kita berfikir lebih positif, pasangan kita jadi lebih dihargai, dan dia juga akan menjaga kepercayaan kita. Karena kalau dia benar sayang, dia tidak akan mempermainkan kita :)


***Saling.. Saling.. dan Saling.
Kenapa semua tips ini selalu diawali oleh kata SALING? Iya dong, saling itu berarti berbarengan, bersama-sama, tidak jalan sendiri-sendiri, tidak egois, dan tidak melakukannya sendiri. Jika hanya satu orang saja yang berusaha, maka hubungan itu akan timpang, melangkah hanya dengan satu kaki. Satu orang berusaha untuk suatu hubungan, maka yang lainnya juga harus berusaha, itulah yang disebut KEKUATAN. Dan hubungan tersebut akan bertahan, jika keduanya berusaha :)

Gimana tips nya? Keren banget kan? Hehe. Oh iya satu lagi pengen bilang jika suatu saat pasangan kamu dideketin orang lain, percaya aja sama dia bahwa dia ga akan khianatin kamu. Karena kalau dia benar-benar menyayangimu, dia ga akan mau menyakitimu apalagi mengkhianatimu. Jika dia berani serong sana serong sini, yaudah, berarti itu pertanda dari Tuhan kalau dia bukan yang terbaik buat kamu. Petiklah pelajaran dari situ. Kamu MASIH SANGAT PUNYA BANYAK kesempatan untuk mendapatkan yang jauh lebih baik daripada dia. Oke? Tetap cintai kekasihmu meskipun kalian terpisah jarak dan waktu, how nice the love is :')
 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Distance doesn't matter if you really love the person,
what matters most is your honesty and trust for that relationship to work out.
Tuhan, tolong jaga dia selalu untukku...

Intan Fandini

Selasa, 31 Januari 2012

Terimakasihku untukmu :)

Ujian yang terasa berat ini, akhirnya selesai juga, terasa lebih ringan memang .
Karena ada kamuuu .


Terimakasih ya sayang yaa..
     untuk doanya..
     untuk motivasinya..
     untuk dukungan dan semangat darimu..
     segala kasih sayang dan perhatian darimu..
     orang yang penuh kejutan, dan agak nekat, ckck
     orang yang tak pernah marah, dan ngakunya tidak bisa marah padaku.. hhe
     orang yang tak pernah kehabisan bahan membuatku tertawa setiap harinya.. hha dodolku
     orang yang ucapannya menenangkan..
     orang yang kehadirannya menyenangkan..
     orang yang berhasil meyakinkanku..
     orang yang kurindukan..
     entahlah, semua kata-kata ini belum cukup mendeskripsikanmu..
     yang jelas kamu adalah orang yang luar biasa sabar menurutku.. 
     orang yang tak pernah kusangka hadir dihidupku..
     terimakasih udah hadir.. 


Banyak pertanyaan yang dihujamkan kepadaku, kini saatnya memperkenalkan, namanya Dyno, dan kami bertemu untuk pertama kalinya 3 tahun yang lalu, ya, 2009. Enough? Ohh belum ya, oke, dialah orang yang kumaksud di postingan sebelumnya, yang memberiku kejutan diakhir tahun 2011. Nekat memang, entah kenapa dia bisa nyampe di pekanbaru SENDIRI, dan, TANPA memberitahuku terlebih dahulu. Selamatt ya sayang, sudah berhasil buat ade 'terkejut'! Pengen banget ninju ni orang karena udh bohong bilangnya tahun baru di Bandung trus sorenya masih bilang lagi menikmati sore terakhir di tahun 2011, ckck padahal lagi otw pku *acungin jempol gedeeee atas kesuksesannya*

Big thumb up :

________$$$$
_______$$__$
_______$___$$
_______$___$$
_______$$___$$
________$____$$
________$$____$$$
_________$$_____$$
_________$$______$$
__________$_______$$
____$$$$$$$________$$
__$$$_______________$$$$$$
_$$____$$$$____________$$$
_$___$$$__$$$____________$$
_$$________$$$____________$
__$$____$$$$$$____________$
__$$$$$$$____$$___________$
__$$_______$$$$___________$
___$$$$$$$$$__$$_________$$
____$________$$$$_____$$$$
____$$____$$$$$$____$$$$$$
_____$$$$$$____$$__$$
_______$_____$$$_$$$
________$$$$$$$$$$
 

HAHA

Tapi terimakasih buat semua yang udah uda rencanain yaa, terimakasih atas hadiah-hadiahnya, waktunya, hari-hari yang menyenangkan, modal nekatnya.. Kalau bukan karena kenekatan itu, ya ceritanya bakal berbeda ya yang, hhe





Thanks for everything.. ^^

Sabtu, 05 November 2011

Berkorban Demi Cinta ♥

Cinta hingga saat ini selalu menjadi misteri hidup terbesar yang nyaris tak terpecahkan ujung pangkalnya.. Hmm dalam dunia percintaan terdapat suatu ungkapan yang menyatakan bahwa cinta adalah keindahan yang hanya diperuntukkan bagi mereka yang mau berkorban. Adapun bagi mereka yang enggan berkorban, cinta hanyalah angan-angan kosong yang jauh dari kenyataan. Gimana menurut kamu?

Menurutku pandangan ini cukup masuk akal. Karena bagaimana mungkin seseorang yang jauh dari kerelaan akan mendapatkan kerelaan? Bagaimana pula seseorang yang sama sekali tidak memiliki kasih sayang akan mendapatkan kasih sayang? Bagaimana pula seseorang yang tidak sungguh-sungguh memiliki cinta akan mendapatkan cinta yang sungguh-sungguh? Bukan masalah sesaat atau tidak.. Tapi masalah ada tidaknya rasa kerelaan, sayang, dan rasa cinta itu.. Karena jika rasa itu benar-benar ada, maka kita tidak perlu khawatir lagi bahwa ini sesaat atau tidak, beresiko atau tidak, karena pemahaman kerelaan itu tadi..

Dari situlah dalam dunia cinta, jika kita ingin mendapatkan cinta dari seseorang, maka kita terlebih dahulu menunjukkan cinta kita pada orang yang kita cintai. Tentu saja cinta bukan hanya ungkapan atau kata-kata saja.. Cinta adalah tindakan yang nyata, sikap memberi penuh kerelaan, tulus serta tanpa pamrih apapun.. Baru setelah mewujudkan cinta dalam tindakan yang tulus, seseorang pantas berharap mendapatkan cinta..


Dalam pengertian ini, maka mencintai bukanlah mengorbankan. Dalam cinta, bahkan sebenarnya tidak ada istilah yang disebut korban dan dikorbankan, atau menjadi korban. Cinta itu ketulusan. Cinta adalah kerelaan memberi tanpa diminta.. Kerelaan menyayangi tanpa dimohon.. Tangan cinta adalah tangan ketulusan, tatapan cinta adalah tatapan ketulusan. Bagi seorang pecinta, mencintai adalah panggilan.. Ia tidak pernah mengalami cinta sebagai suatu beban, sebaliknya cinta dialami sebagai arti dari keberadaan hidupnya.. Gerak cinta adalah gerak ketulusan alami yang jauh dari rekayasa nalar.



Menurutku, didalam cinta tidak ada konsep berkorban, mengorbankan, dikorbankan, atau menjadi korban.. Mungkin dulu aku sempat berfikir seperti itu.. Cinta butuh pengorbanan, bukan itu sebenarnya, yang lebih tepat adalah cinta butuh perjuangan.. Sedih kan rasanya melihat orang berkorban.. Apalagi merasa diri ini berkorban. Jangankan merasakan, mendengar kata-kata berkorban saja sudah membuat hati ini sedih.. Cinta adalah kerelaan dalam memberi itu sendiri.. Dan siapapun yang mengaku cinta, ia pasti penuh dengan kerelaan dalam memberi... ♥

Jumat, 18 Februari 2011

Ketika hati berbicara

Malam ini kita masih bisa tertawa
Bahagia tanpa sadari waktu mungkin kan terhenti
Genggam tangan ku dengan erat
Tersenyumlah di hari yang mungkin tak begini
Ingat kembali semua yang pernah kita lakukan bersama
Tertawa walau di cerca kesulitan dan kegalauan

Kita kan selalu bersama
Dalam memori yang tak terbatasi
Waktu biarkan sepi tenang
Dan berjanjilah
Tak kan pernah lupakan sebutirpun kenangan
Yang telah tercipta di setiap detik bersama
Andai suatu hari nanti kau dan aku
Tak kan bisa lagi sering bertemu
Atau bahkan tak kan lagi bertemu di dunia ini

Tetap lah simpan memori yang telah tercipta
Memori yang abadi
Ya, everlasting..



Jika kita telah memiliki sepiring nasi, yang pasti baik untuk diri kita. Mengenyangkan.. berkhasiat.. Mengapa kita ingin mencoba mencari makanan yang lain? Terlalu ingin mengejar kelezatan.. Kelak, nasi itu akan basi dan kita tidak bisa memakannya lagi. Kita akan menyesal..

Begitu juga jika kita telah bertemu dengan seorang insan, yang membawa kebaikan kepada diri kita . Menyayangi, mengasihi kita.. Mengapa kita ingin mencoba mencari yang lain? Terlalu mengejar kesempurnaan. Kelak, kita akan kehilangannya. Apabila dia menjadi milik orang lain kita juga akan menyesal.. Ingatlah bahwa tak ada makhluk yang sempurna. Kita takkan pernah temukan yang sempurna, karena kesempurnaan hanya milik Tuhan.. Dengan kekurangan, kita disempurnakan.. Dan dengan kelebihan, kita menyempurnakan.. Saling melengkapi puzzle2 kehidupan.. ketika hati telah memilih :)


  Teruntuk sang pemegang kunci hati...
There're thousand diamonds, but only one shines to you
^^
Teman masa kecilmu

Senin, 07 Februari 2011

Pelajaran Cinta

Hahhahaa
Dari judulnya aja udah ketawa aku nulisnya.. Hmm sebenarnya agak canggung juga sih nulis tentang cinta. Makanya postingan tentang cinta baru sedikit. Habisnya aku kan bukan dewi cinta ataupun orang yg berpengalaman dengan hal itu yang tau all about love ini. Tapi ini request dari teman2 yang pengen aku nulis tentang cinta..

Dari sedikit pengetahuan yang aku punya, buku yang pernah aku baca, fikiran-fikiran serta prinsip2 yg aku pegang, mulailah ku ketikkan jemariku pada tombol2 keyboard laptop kesayanganku (hallah bertele-tele), langsung aja deh, dicoba yaaa, yuk mari ;)

C-I-N-T-A = cinta?
Kita sangat gandrung dengan kata cinta. Topik apa lagi yang lebih banyak dibicarakan orang? Kata cinta itu sendiri mengalir secara terus-menerus dalam bahasa kita. Terkadang tanpa kita sadari lhoo..
Cinta adalah kemurnian. Karena itu didalam cinta tidak ada paksaan. Mencintai berarti memberikan kasih dengan penuh kemurnian, tanpa berharap balasan. Karena itu cinta selalu mengajarkan kita untuk selalu belajar bersikap dan menyadari secara tulus, jujur, apa adanya serta penuh kehangatan.

Mencintai adalah mempercayai. Karena itu mencintai adalah memberikan harapan-harapan hati pada seseorang yang kita percayai. Dari rasa percaya itu seorang pecinta tidak pernah kehabisan harapan pada orang yang dicintainya. Oleh karena itu, siapapun yang sungguh-sungguh mencintai, maka ia akan mudah memaafkan orang yang dicintainya.

Sebenarnya cinta itu sulit didefinisikan dan terlalu rumit untuk dijelaskan dengan gamblang. Cinta memusatkan diri kepada seorang manusia beserta sifat2nya secara UTUH, bukan hanya hiasan fisiknya. Cinta memang berarti menyukai "penampilan fisik" seseorang, tapi ia jauh lebih menyukai apa yang ada "didalam". Penampilan dan kemolekan fisik bisa diibaratkan seperti bungkusan hadiah yang menarik, pembungkus tersebut hanya menutupi hadiah sesungguhnya.

Remaja maupun dewasa muda seperti kita tidak seharusnya memboroskan waktu untuk mencari cinta, cinta itu bukan dicari, tapi ia akan tumbuh seiring waktu. Percaya ga? Kita bisa menikmati rasa cinta yang wajar dan baik untuk kita dalam usia saat ini. Cinta yang memberi kita semangat dan menjadikan hidup berada di arah yang benar. Cinta seperti ini bersifat konstruktif dan non-posesif. Ia membantu kedua pelah pihak untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Cinta semacam ini mempersiapkan kita menuju cinta yang matang, itulah cinta yang wajar, yang baik untuk perkembangan jiwa kita. Si cewek ga mesti "menyerahkan" dirinya pada si cowok. Sebaliknya, si cowok ga memburu si cewek buat memuaskan hasrat fisiknya. Kedua belah pihak saling menghargai, saling menjaga, dan menyayangi.

Cinta yang positif.......
>> memberi kita rasa percaya diri dan mantap
>> membuat kita mampu melihat dengan jelas
>> memberi semangat
>> membantu kita menjadi lebih bertanggungjawab
>> membuat kita menjadi lebih berprestasi
>> ga bikin kita gelisah, bahkan kalau si dia lagi jauh dari kita
>> membimbing ke arah yang benar
>> membuat kita tersenyum :)

Kalau kisah cintamu tidak menyemangatimu untuk berjalan di arah yang benar, bahkan menjerumuskanmu, atas nama cinta, BERHENTILAH! (ceilah kata2nya :p), karena itu berarti cintamu ga tepat. Kesukaanmu kepada lawan jenis, harus tetap membuatmu memelihara nilai2 moral dan tanggungjawab dan menjadi orang yang lebih baik. Tidak usah risau apakah hubungan itu akan  menjadi hubungan yang spesial atau tidak. Kalau hubungan itu cinta sejati, ia akan bersemi. Biarkan semuanya berjalan sewajarnya, let it flow. Kalau yang kita rasakan ini cinta sejati, ia akan tetap tegar menghadapi tantangan waktu. How nice true love is :)


Minggu, 05 Desember 2010

Mencintai apa adanya, "...As you are"



"Sometimes I try to count the ways and reasons that I love you, but I can't never count that far. I love you in a million ways and for a million reasons, but more than these I love you as you are..."
Begitulah Dolly Parton menyanyikan lagu "You are"

Aq sering cerita2 sama temen, kalo dia lg cerita tntg pacarnya, aq tanya deh apa yg dia cintai dari pasangannya, pake bahasaku sendiri. Jawabannya macam-macam. Tapi umumnya, mereka biasanya menyebut dengan lancar apa saja yang dia cintai dari pasangannya itu . Karena punya lesung pipit, karena sporty, keren, cantik, kulitnya putih, rambutnya panjang, dan sebagainya. Alasan lain, yaa karena pandai, karena cerdas, karena respect sama orangtua, karena mandiri, karena sederhana, dan karena-karena lainnya.

Lihatlah, kita ini masih berkutat pada pemahaman cinta "I love you as you have", aku mencintai apa yang kamu miliki. Aku jatuh cinta padamu karena rambutmu panjang dan lurus, aku mencintaimu karena kamu memakai kacamata, aku mencintaimu karena kamu orangnya supel pada siapapun, aku mencintaimu karena kamu rajin ibadah dan sholeh, dan sebagainya. Semua ungkapan itu sebenarnya menggambarkan pengertian cinta yang dangkal, walau tidak keliru .

Okkey gapapa, itu wajar, sebagian besar kita pasti seperti itu, aku pun tak memungkirinya . hhe . Namun semakin mengenal dan semakin serius untuk melangkah, pemahaman dan penghayatan cinta itu harus dikembangkan. Dari semangat I love you as you have, menuju I love you as you are... Aku mencintaimu bukan hanya apa yang kamu punyai, melainkan aku mencintai kamu apa adanya! Siapapun kamu, apa jadinya kamu, sampai kapanpun, walau bagaimanapun aku mencintaimu sebagaimana kamu ada...

Itulah mungkin kenapa kalau kita tanyakan pertanyaan itu pada pasangan suami istri, mereka pasti bingung mau jawab apa. Tidak selancar anak esema atau kuliahan yang sedang berbunga-bunga karena dilanda asmara. Suami istri ini tidak bisa menjawab bukan karena tidak punya jawaban yang rinci, melainkan, pemahaman cintanya sudah tidak lagi I love you as you have, tapi I love you AS YOU ARE. Mereka sudah tidak memusingkan lagi apa yang dimiliki atau tidak dimiliki oleh pasangan. Seperti sungai, hidup mereka telah mengalir begitu saja. Suka duka mereka arungi berdua. Pengalaman demi pengalaman telah menguji mereka. Dan sampai sekarang mereka tetap bersama, mesra, dan nyaman. Mereka sudah tak bisa memilah-milah lagi apa yang mereka cintai satu sama lainnya. I love you in a million ways and for a million reasons! mungkin mereka bisa membuat catatan panjang tentang apa yang mereka cintai, namun akhirnya bermuara pada but more than these, I LOVE YOU AS YOU ARE...

Naaah... jangan kuatir bagi kita generasi muda.. kita pun bisa seperti itu, semakin intensif relasi dan komunikasi kita pada pasangan, sadar atau tidak, kita pun menuju ke arah yang sama. Tentu saja tidak otomatis dan secepat kilat. Semua butuh proses dan waktu tentunya. Menurut aku, kita perlu mengusahakannya dengan memulainya dengan pemahaman akan cinta yang sejati. Cinta sejati itu cinta yang berbagi. Konsepnya bukan take and give, melainkan give and give. Memang mudah sih untuk diucapkan, tapi susah juga untuk diterapkan. Tujuannya adalah kebahagiaan pasangan, barulah kebahagiaan kita sendiri. Dari cinta akan ini dan itu, as you have, menjadi cinta apapun, whoever you are. Kitapun menjadi unspeakable! Tidak bisa lagi mengatakan bahwa kita mencintainya karena A, B, C, .. sampai Z. Daaaan kita sudah sampai pada cinta sebagai komitmen, kehendak, dan ikrar bersama sampai langgeng. Cinta bukan perasaan lagi, tapi, komitmen! ^^