Tampilkan postingan dengan label Curahan hati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Curahan hati. Tampilkan semua postingan

Minggu, 23 Juni 2013

Hatiku: "Hello, selamat datang"

Ya, seperti yang terlihat di judul postingan kali ini, memang, hatiku baru saja diketuk oleh seseorang yang baru beberapa bulan aku kenal.

Seseorang yang katanya sudah memperhatikanku selama 2 tahun lamanya lewat media sosial.
Seseorang yang katanya sudah cukup bahagia hanya dengan menikmati timeline ku.
Seseorang yang katanya tidak berani menyapaku hanya karena berfikir "memang siapa aku?"
Seseorang yang katanya cuma mimpi untuk bisa kenal dekat sama aku.
Tapi siapa sangka?
Seseorang inilah yang akhirnya bisa membuatku berani menyayangi lagi, berani percaya lagi.
Seseorang inilah yang akhirnya mampu mengisi hari-hariku dengan tawa.
Seseorang inilah yang akhirnya berhasil membuatku merasa sangat berarti dan berharga.
Seseorang inilah yang akhirnya mampu mencairkan hati yang telah lama beku.
Yang membuat hati ini terbuka dan berkata, "Hello, selamat datang" :)


Kalau ditanya kenapa bisa? Aku juga tidak mengerti kenapa bisa. Kalau ditanya proses? Cukup panjang untuk diceritakan. Yang terpenting, dengannya aku merasa nyaman dan aman. Setiap harinya aku selalu bercerita dan bertukar fikiran dengannya. Hal-hal kecil yang manis yang dilakukannya semata-mata untuk membuat aku tersenyum, kata-kata motivasi yang keluar darinya untuk memberiku lecutan semangat, kesederhanaannya, bahkan petikan gitarnya yang selalu mampu menjadi obat tidur dikala insomnia. Berkali-kali orang menanyakan kenapa dia? Dari sekian banyak kenapa harus dia? Apa kelebihannya? Aku cuma tersenyum dan berkata,

"Siapapun bisa membuat aku bahagia dengan perlakuan spesialnya, tetapi hanya orang yang spesial yang bisa membuat aku bahagia tanpa melakukan apa-apa" :)

Terimakasih telah mengirimkan dia ke kehidupanku Tuhan..

Kuberi hatiku untuk kau jaga..
Semoga cepat sembuh, sayang.

Your one and only

Sabtu, 12 Januari 2013

Random memory


Dia yang berjanji lalu kamu yang percaya, dia mengkhianati lalu kamu masih tetap percaya? memaafkan? sedikit bodoh.
Lalu dia mati-matian membuatmu percaya lagi, saat dia sudah mendapatkanya, dia asik memainkannya kembali. Ternyata dia yang paling bodoh. 

Mengekor di belakangnya sebuah keputusan berani..
Biarlah aku lepaskan genggaman itu..

Sabtu malam yang agak random,
kok jadi begini ya?

Intan Fandini

Rabu, 09 Januari 2013

Hanya dengan 1 hati

Allah menciptakan kita dengan :
2 mata
2 telinga
2 kaki
2 tangan
2 paru-paru
bahkan dengan 2 ginjal.
Tapi kenapa Allah memberikan kita hanya dengan 1 hati ?
Karena hati yang satunya lagi berada pada orang yang kita sayang dan menyayangi kita :)



Karena yang terbaik itu pantas untuk ditunggu,
pantas untuk diperjuangkan..



Honestly,

Intan Fandini
 

Sabtu, 08 September 2012

Let me go..

You did it TWICE, unbelievable ! Thanks.
Well..
I'm not needed anymore, I have to go..
Bismillahirrahmanirrahim..

I am The Intan, remember? yes, The Intan ! :)

#KeputusanPenting
#WajibDiabadikanDiBlog
#Abaikan

Sabtu, 25 Agustus 2012

Tak Perlu Warna

Hai Intan Fandini,

Jangan risau akan jodohmu, karena muslimin yang bijaksana tidak akan terpaut pada wanita hanya karena kecantikan, cara bicara manja yang menggoda atau bujuk rayu seorang wanita yang meruntuhkan imannya..
Telah tercatat seungkap nama lelaki di luh mahfuz untukmu, hanya pribadinya ditentukan oleh ketinggian pribadimu..
Jika kau tetap diatas jalan yang diridhai, InsyaAllah dia akan turut di jalan yang sama..
Jika kau sedang menjaga hatimu, dia juga sedang menjaganya :)



Embun tak perlu warna
untuk membuat daun jatuh cinta
- Malaikat Tanpa Sayap -

Intan Fandini

Senin, 16 Juli 2012

"TANPA AKU"

Tuhan..
Sekarang tugasku telah selesai
untuk menemaninya.
Kuserahkan dia pada yang bisa
lebih mengerti dan membuatnya bahagia..

Lindungi dia, Tuhan..
Karena penjagaanku tak bisa lagi
sampai kepadanya..

Kuatkan aku, Tuhan..
Ku hanya ingin melihatnya bahagia,
meski TANPA AKU.

Jumat, 23 Maret 2012

Suara Hatiku...

Hidup ini singkat, pergunakanlah waktu yang ada dengan sebaik-baiknya..
Waktu itu seperti sungai yang terus mengalir..
Kita tidak akan pernah mendapati air yang sama untuk yang kedua kalinya..
Apa yang dapat diperbuat?
Adalah menggunakan sisa-sisa waktu yang kita punya untuk berbuat kebaikan..
Mungkin, waktu yang lalu kamu terlena
Mungkin, waktu yang lalu kamu sia-siakan
Mungkin, waktu yang lalu kamu lewati begitu saja tanpa ada sesuatu yang berarti
Kini, cobalah pergunakan waktu itu untuk memperbaiki yang telah rusak..
Untuk menjadi lebih baik dan lebih baik lagi..
Untuk menjadi sosok yang dapat dikenang dengan baik jika kamu tidak punya air lagi yang dapat dialirkan..

Didalam hati tidak pernah berniat menyakiti siapapun..
Tidak pernah berfikir untuk tidak mempedulikan orang lain..
Tidak pernah merasa paling hebat..
Karena diri ini tidak akan berdiri tegar tanpa orang lain..
Sesungguhnya hati sangat sedih...
Ketika orang-orang yang kita sayangi salah paham terhadap kita..
Ketika orang-orang yang kita sayangi bahkan tidak ingin melihat wajah kita dan mendengar suara kita..
Hanya hati ini yang dapat berbicara..
Hanya hati ini yang masih dapat bersuara..
Maafkan ketidaksempurnaan ini..
Maafkan kelalaian ini..
Maafkan untuk setiap tingkah laku dan tutur kata yang kurang berkenan..

Hanya sedikit yang ingin disampaikan, TIDAK PERNAH SENGAJA untuk berbuat yang tidak semestinya apalagi kepada orang-orang yang senantiasa mendukung..
Ya Allah, hanya Engkau yang tau..
Ya Allah, kuatkan aku..
Maafkan hamba.. Maafkan mereka..
Terimakasih untuk masalah ini Tuhan..
Aku akan banyak belajar dari sini..
Engkau sangat sayang padaku, hingga Engkau tegur aku, dan agar aku bisa menjadi lebih baik lagi..
Beri kekuatan padaku untuk menghadapinya ya Allah..
Aku yakin,
Tidak ada masalah yang tidak ada penyelesaian..
Dan niat baik akan selalu Engkau beri jalan..
Bimbing aku Tuhan..
Hapuskan air mata ini ya Rabb :')

Kuat..
Like your name..
Intan Fandini

Selasa, 07 Februari 2012

Tegar...

terkadang..ada saat, dimana aku harus menghadapi semua dengan sendiri
meski hati menangis
tak ada pilihan lain
selain berusaha tegar
keadaan memaksaku, harus kuat
meski sebenarnya ku tak mampu...


ya Allah...
peluklah aku
hingga hatiku merasa tenang dan damai...
hapuskanlah air mataku
hingga aku bisa merasa sabar dan ikhlas...
dan bangunkanlah aku saat aku terjatuh
hingga aku bisa merasa tegar..


Minggu, 15 Januari 2012

Surat yang Tak Pernah Tersampaikan

Suratmu itu tidak akan pernah terkirim, karena sebenarnya kamu hanya ingin berbicara pada dirimu sendiri. Kamu ingin berdiskusi dengan angin, dengan wangi sebelas tangkai sedap malam yang kamu beli dari tukang bunga yang berwajah memelas, dengan nyamuk-nyamuk yang sedang mencari makan, dengan malam, dengan detik jam.. tentang dia.

Dia yang tidak pernah kamu mengerti. Dia, racun yang membunuhmu perlahan. Dia, yang kamu reka dan kamu cipta.

Sebelah darimu menginginkan agar dia datang, membencimu hingga muak dia mendekati gila, menertawakan segala kebodohannya, kekhilafannya untuk sampai jatuh hati padamu, menyesalkan magis yang hadir naluriah setiap kali kalian berjumpa. Akan kamu kirimkan lagi tiket bioskop, bon restoran, semua tulisannya- dari mulai nota sebaris sampai doa berbait-bait. Dan beceklah pipinya karena geli, karena asap dan abu dari benda-benda yang ia hanguskan, bukti-bukti bahwa kalian pernah saling tergila-gila, berterbangan masuk ke matanya. Semoga Ia pergi dan tak pernah menoleh lagi. Hidupmu, hidupnya, pasti akan lebih mudah.

Tapi, sebelah darimu menginginkan agar dia datang, menjemputmu, mengamini kalian, untuk kesekian kali, jatuh hati lagi, segila-gilanya, sampai batas gila dan waras pupus dalam kesadaran murni akan cinta. Kemudian mendamparkan diri  kalian di sebuah alam tak dikenal untuk membaca ulang semua kalimat, mengenang setiap inci perjalanan, perjuangan dan ketabahan hati. Betapa sebelah darimu percaya bahwa setetes airmata pun akan terhitung, tak ada yang mengalir mubazir, segalanya pasti akan bermuara di satu samudera tak terbatas, lautan merdeka yang bersanding sejajar dengan cakrawala..dan itulah tujuan kalian.

……………………
kalau saja hidup tidak berevolusi,
kalau saja sebuah momen dapat selamanya menjadi fosil tanpa terganggu, 
kalau saja kekuatan kosmik mampu stagnan di satu titik. maka tanpa ragu kamu akan memilih satu detik bersamanya untuk diabadikan. cukup satu.
satu detik yang segenap keberadaannya dipersembahkan untuk bersamamu, dan bukan dengan ribuan hal lain yang menanti untuk dilirik pada detik berikutnya. 
betapa kamu rela membatu untuk itu.

Tapi hidup ini cair. Semesta ini bergerak. Realitas berubah. Seluruh simpul dari kesadaran kita berkembang mekar.
Hidup akan mengikis apa saja yang memilih diam, memaksa kita untuk mengikuti arus agungnya yang jujur tetapi penuh rahasia. kamu, tidak terkecuali.

Kamu takut karena ingin jujur.
Dan kejujuran menyudutkanmu untuk mengakui kamu mulai ragu.

Dialah bagian terbesar dalam hidupmu, tapi kamu cemas. Kata 'sejarah' mulai menggantung hati-hati di atas sana. Sejarah kalian. Konsep itu menakutkan sekali.

Sejarah memiliki tampuk istimewa dalam hidup manusia, tapi tidak lagi melekat utuh pada realitas. Sejarah seperti awan yang tampak padat berisi tapi ketika disentuh menjadi embun yang rapuh.

Skenario perjalanan kalian mengharuskanmu untuk sering menyejarahkannya, merekamnya, lalu memainkannya ulang di kepalamu sebagai Sang Kekasih Impian, Sang Tujuan, Sang Inspirasi bagi segala mahakarya yang termuntahkan kedunia. Sementara dalam setiap detik yang berjalan, kalian seperti musafir yang tersesat di padang pasir. Berjalan dengan kompas masing-masing tanpa ada usaha saling mencocokan. Sesekali kalian bertemu, berusaha saling toleransi atas nama cinta dan perjuangan yang Tidak Boleh Sia-Sia. Kamu sudah membayar mahal untuk perjalanan ini. Kamu pertaruhkan segalanya demi apa yang kamu rasa benar. Dan mencintainya menjadi kebenaran tertinggimu.

Lama baru kamu menyadari bahwa Pengalaman merupakan bagian tak terpisahkan dari hubungan yang diikat oleh seutas perasaan mutual.

Lama bagi kamu untuk berani menoleh kebelakang, menghitung, berapa banyakkah pengalaman nyata yang kalian alami bersama?

Sebuah hubungan yang dibiarkan tumbuh tanpa keteraturan akan menjadi hantu yang tidak menjejak bumi, dan alasan cinta yang tadinnya diagungkan bisa berubah menjadi utang moral, investasi waktu, perasaan serta perdagangan kalkulatif antara dua pihak.

Cinta butuh dipelihara. Bahwa di dalam sepak terjangnya yang serba mengejutkan, cinta ternyata masih butuh mekanisme agar mampu bertahan.

Cinta jangan selalu ditempatkan sebagai iming-iming besar, atau seperti ranjau yang tahu-tahu meledakkananmu, entah kapan dan kenapa. Cinta yang sudah dipilih sebaiknya diikutkan di setiap langkah kaki, merekatkan jemari, dan berjalanlah kalian bergandengan... karena cinta adalah mengalami.

Cinta tidak hanya pikiran dan kenangan.
Lebih besar, cinta adalah dia dan kamu. Interaksi.
Perkembangan dua manusia yang terpantau agar tetap harmonis. Karena cinta pun hidup dan bukan cuma maskot untuk disembah sujud.

Kamu ingin berhenti memencet tombol tunda. Kamu ingin berhenti menyumbat denyut alami hidup dan membiarkannya bergulir tanpa beban.

Dan kamu tahu, itulah yang tidak bisa dia berikan kini.

Hingga akhirnya..

Di meja itu, kamu dikelilingi tulisan tangannya yang tersisa (kamu baru sadar betapa tidak adilnya ini semua. Kenapa kamu yang kebagian tugas dokumentasi dan arsip, sehingga cuma kamulah yang tersiksa?)

Jangan heran kalau kamu menangis sejadi-jadinya.

Dia, yang tidak pernah menyimpan gambar rupamu, pasti tidak tahu apa rasanya menatap lekat-lekat satu sosok, membayangkan rasa sentuh dari helai rambut yang polos tanpa busa pengeras, rasa hangat uap tubuh yang kamu hafal betul temperaturnya.

Dan kamu hanya bisa berbagi kesedihan itu, ketidakrelaan itu, kelemahan itu, dengan wangi bunga yang melangu, dengan nyamuk-nyamuk yang putus asa, dengan malam yang pasrah digusur pagi, dengan detik jam dinding yang gagu karena habis daya.

Sampai pada halaman kedua suratmu, kamu yakin dia akan paham, atau setidaknya setengah memahami, betapa sulitnya perpisahan yang dilakukan sendirian.Tidak ada sepasang mata lain yang mampu meyakinkanmu bahwa ini memang sudah usai. Tidak ada kata, peluk, cium, atau langkah kaki beranjak pergi, yang mampu menjadi penanda dramatis bahwa sebuah akhir telah diputuskan bersama.Atau sebaliknya, tidak ada sergahan yang membuatmu berubah pikiran, tidak ada kata 'jangan' yang mungkin apabila diucapkan dan ditindakkan dengan tepat, akan membuatmu menghambur kembali dan tak mau pergi lagi..

Kamu pun tersadar, itulah perpisahan paling sepi yang pernah kamu alami.

Ketika surat itu tiba di titiknya yang terakhir, masih akan ada sejumput kamu yang bertengger tak mau pergi dari perbatasan usai dan tidak usai. Bagian dari dirimu yang merasa paling bertanggung jawab atas semua yang sudah kalian bayarkan bersama demi mengalami perjalanan hati sedahsyat itu. Dirimu yang mini, tapi keras kepala, memilih untuk tidak ikut pegi bersama yang lain, menetap untuk terus menemani sejarah. Dan karena waktu semakin larut, tenagamu pun sudah menyurut, maka kamu akan membiarkan si kecil itu bertahan semaunya.

Mungkin, suatu saat, apabila sekelumit dirimu itu mulai kesepian dan bosan, ia akan berteriak-teriak ingin pulang. Dan kamu akan menjemputnya, lalu membiarkan sejarah membentengi dirinya dengan tembok tebal yang tak lagi bisa ditembus. Atau mungkin, ketika sebuah keajaiban mampu menguak kekeruhan ini, jadilah ia semacam mercusuar, kompas, Bintang Selatan... yang menunjukkan jalan pulang bagi hatimu untuk, akhirnya menemuiku.

Aku, yang merasakan apa yang kau rasakan . Yang mendamba mengalami. Aku, yang telah menuliskan surat-surat cinta padamu. Surat-surat yang tak pernah sampai.

Rabu, 28 Desember 2011

Aku takut...

Aku takut..
Semua ini hanyalah ilusi
yang kubangun dalam pikiranku sendiri..
Karena kau serupa angin
yang kadang membelai perasaanku lembut..
Namun,
kadang membuatku takut..
Takut terhempas terlalu keras..
Karena kau dan tanda-tandamu yang tak jelas..
Tidak memberiku alasan untuk berharap terlalu banyak..


Sabtu, 17 Desember 2011

Hujan itu.. Kenangan :)

 
Ketika hujan datang..
Aku termenung . Dari sudut jendela kuperhatikan tetes demi tetes air yang jatuh . Dingin . 

Ketika hujan datang..
Fikiranku melayang . Samar-samar kulihat wajahnya . Wajah bahagia, meski disaat hujan .

Kau tau?
Saat hujan, aku memikirkanmu.. Memikirkan kita.. 
Kenangan di saat hujan itu sungguh tak pernah kulupa..
Tertawa bersama teriakan hujan..
Saat dinginnya elemen-elemen air dan udara menusuk tubuh kita..
Yang menghangatkan kita hanyalah kebersamaan..
Yang menghangatkan kita adalah hati..

Dan kini, kenangan itu membeku..
Di hati ini..

Catatan kecil gadis kecil

Intan Fandini

Senin, 21 November 2011

Merindukannya..

Tuhan..
Bolehkah aku merindukannya?
Hanya sekedar merindukannya..


Wajah itu..
Tatapan itu..
Senyum itu..
Suara itu..
Ahh .

Jujur..
Aku merindukanmu..
Ingin rasanya segera bertemu..
"soulmate"



Rabu, 09 November 2011

Jalani Hari-Harimu Semaksimal Mungkin

Jalani hari-harimu semaksimal mungkin. Dapatkan yang terbaik dari tiap jam, tiap hari, dan tiap umur hidupmu. Lalu kamu bisa menatap ke depan dengan penuh percaya diri dan menoleh ke belakang tanpa rasa sesal..

Jadilah dirimu sendiri, namun dirimu yang terbaik. Beranilah tampil beda dan ikuti bintangmu sendiri. Jangan cari kebahagiaan, namun cobalah ciptakan kebahagiaan..

Cintailah dengan seluruh jiwa dan ragamu.
Dan yakinlah bahwa orang-orang yang kamu cintai juga mencintaimu.
Lupakan kebaikan yang pernah kau lakukan pada teman-temanmu, dan ingat selalu kebaikan-kebaikan mereka..

Abaikan utang dunia padamu dan sebaliknya berkonsentrasilah pada utangmu ke dunia.
Bila kamu dihadapkan pada suatu keputusan, buatlah keputusan sebijaksana mungkin..

Diatas segalanya, ingatlah bahwa Tuhan menurunkan pertolongan kepada mereka yang mau membantu diri sendiri. Berbuatlah seakan semuanya tergantung padamu, dan berdoalah seakan semuanya tergantung kepada Tuhan.. :)

Aku lebih memilih sendiri daripada bersama seseorang tapi akunya ga guna buat dia...
Aku lebih memilih tidak bahagia daripada orang yang membuatku bahagia tidak pernah merasa bahagia seutuhnya...

Dalam kerinduan..













Intan Fandini

Jumat, 23 September 2011

Kuulurkan jilbab ini karena-Mu ya Allah :)

Bismillahirrahmanirrahim...
Kuulurkan jilbab ini hanya karena-Mu ya Allah...
Jagalah hamba, tuntunlah hamba selalu di jalan-Mu :)




 

"Segala sesuatu ciptaan Allah yang berharga di muka bumi ini senantiasa tertutup dan sulit untuk didapatkan. Di manakah engkau menemukan intan? Jauh di dalam tanah, tertutup dan terlindungi. Di manakah engkau menemukan mutiara? Jauh di dasar samudera, tertutup dan terlindungi dalam sebuah cangkang yang keras. Di manakah engkau menemukan emas? Jauh di dalam tanah yang ditambah, tertutup oleh banyak lapisan batuan... Engkau harus bekerja keras untuk mendapatkannya.” 

“Demikian pula tubuhmu. Jauh lebih berharga dari pada intan dan mutiara, maka engkau juga harus mengenakan hijab agar tertutup.”

Minggu, 07 Agustus 2011

Kangeeennn Matematika T_T

Hwaaaaa kenapa yaa kok tiba2 aku kangenn matematika?? Aneh yaa aku, kok kangen bukan sama orang, malah sama pelajaran. Ckck. Tapi mau gimana lagi, emang kayak gitu keadaannya. Udah setahun lebih ga berkutat dengan angka2, biasanya kalo sama temen2 SMA di kelasku IA.1 selalu bersaing cepet2an kalo dah nyelesain soal2 matem yang dikasih guru. Hmmm kangen bangett suasana itu T_T

You know readers? Matematika adalah pelajaran favoritku sejak kecil lho! Kata mama, aku lebih dulu menghafal angka daripada huruf (secara, angka kan lebih sedikitt, hihi)
Gak, aku emang sejak kecil menyukai matematika, SD, SMP, SMA, lomba yang aku ikutin kebanyakan lomba2 yang berhubungan dengan matematika dan hitung2an.. Dan di masa2 sekolah, pelajaran yang paling menonjol nilainya di rapor ku itu biasanya matematika. Terakhir, Alhamdulillah di SMA kelas 3 aku dapet nilai 99 untuk mata pelajaran matematika di rapor ku. Cool....! B)

Nah dulu waktu SD, aku ikut kursus di bimbingan belajar SIP (Sempoa Indonesia Pratama), yaitu belajar berhitung cepat dengan menggunakan sempoa jepang. Mama denger berita di radio ada kursus itu di Tembilahan, trus karna tau aku suka banget ngitung, mama daftarin aku disitu deh, senengg punya mama yang ngerti kesukaan anaknya :* Sejak itu, kesukaanku akan matematika dan hitung menghitung makinn menjadi saja. Aku hampir diikutin lomba sempoa ke pekanbaru ama guru bimbel ku waktu itu, tapi karna aku nya gabisa ninggalin UAS, ga jadi deh.. Hoho. Aku lulus sempoa modul I dengan hasil predikat ISTIMEWA :)

Btw, readers tau sempoa jepang kan? Ini nih biar aku ingetin lagi kalo lupa bedanya sempoa jepang ama sempoa kita yang biasa.. Biar tau bedanya juga..

Ini sempoa yang biasa dipake orang Indonesia, cuma bisa ngitung sampe SERATUS doang kan?
Nah ini dia sempoa jepang, bisa ngitung sampe RATUSAN JUTA, bahkan BILANGAN DESIMAL lho :D
Sudah kubuktikan sendiri, bahwa ngitung pake sempoa jepang lebih cepat daripada ngitung pake calculator! Di Jepang juga demikian penelitiannya. Aku ga boong, beneran. Tapi itu dulu yaaa, waktu aku masih cepet ngitung pake tuh sempoa.. Sekarang kan udah ga pernah ngitung pake itu lagi, ilmu nya masih ada, masih bisa sih gunainnya, tapi ga secepat dulu. Emang bener ternyata yaa, ilmu itu kalo ga diaplikasikan terus, lama2 memudar.. Ckck.

Kenangan tak terlupakan dalam bidang matematika ini adalah saat2 dimana aku mengikuti olympiade matematika, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi. Dan yang paling ga bisa aku lupa adalah saat OSN tingkat provinsi tahun 2009 di Grand Elite Hotel Pekanbaru. Karena di tahun itu, olympiade sedikit berbeda, biasanya sih tahun2 sebelumnya langsung lomba aja gitu, kayak pas tahun 2008 itu 3 hari doang. Tapi pada saat aku terpilih lagi mewakili kabupaten inhil di tahun 2009, ada pelatihannya dulu selama seminggu di Grand Elite, baru deh lomba. Kita dilatih oleh beberapa dosen dan team pengajar profesional yang biasa mengajar anak-anak olympiade. Wuahh, pengalaman berharga banget.. Dan disana, kita sesama peserta OSN dari berbagai kabupaten di Riau jadi lebih akrab karena kebersamaan selama 7 hari itu :)

Team olympiade dari Kab. Inhil (Aku-Matem, Farida-Fisika, Rini-Kimia, Prasma-Biologi)
Ini saat break belajar, puyengg banget, jadinya ngopi dulu biar ga ngantuk ;)
suasana lunch anak-anak olymp angkatan 2009
Inii temen2kuu senasib seperjuangan! Anak matem semua ini, yg cowok2 ga mau ikutan fotoo.. malu kali ye
Hayooo bisa gak ngerjain soalnya?
Kangenn woyy Dita, Dika, Melysa, Hana, dll.. Kangenn ngeliat tampang ruwet kita pas pelatihan, hhi :p
Daan readers, kuliahku sekarang ga ada hubungannya dengan matematika. Apa aku salah pilih jurusan? Ooooh mudah2an tidak, aku kuliah di kesehatan atas kehendakku sendiri. Emang sih, aku ga nemuin hitung2an lagi di mata kuliah.. Ada pun paling sedikit bangett dan kurang ada tantangannya. Kalo dulu kan asik tuh bermain di aljabar, matriks, logaritma, sinus kosinus, invers, turunan, dan lain-lain huaaaaaa GAK ADA LAGI! hmmm kapan yaa aku ngerasain serunya memutar rumus dan menciptakan cara baru dan kreatif lagi di matematika :')


Minggu, 05 Juni 2011

Hidup Adalah Pilihan. What's your choice?

Selalu saja ada pilihan dalam hidup. Selalu saja ada skenario-skenario yang harus kita lakoni. Beratnya pilihan dan belum jelasnya masa depan, kerapkali kita berada dalam kepesimisan dan kebimbangan...

Itulah yang pasti akan dialami oleh setiap orang. Termasuk aku tentunya. Sebuah dilema, dimana ada dua pilihan dan kita harus berani memilihnya. Dua buah pilihan yang tentunya teramat sulit untuk dipilih. Namun dari situlah kita dapat berpikir, kita mempunyai keberanian untuk dapat membuat sebuah keputusan yang nantinya kita sendiri yang akan merasakannya. Dan yakinlah apa yang kita putuskan saat itu adalah apa yang menjadi terbaik untuk kita. Tentunya dengan tetap memikirkan kelebihan dan kekurangan dari masing-masing pilihan. Mana yang lebih banyak kelebihannya. Itulah yang bisa kita pilih.
Dilema terhadap dua pilihan, seharusnya tidak membuat kita lemah, Tidak membuat kita putus asa. Tidak membuat kita menyerah.
Tapi sebaliknya, membuat kita untuk tetap semangat dan pantang menyerah. Kita harus menilai segala sesuatu dengan logika. Menilai apa yang kita pilih dengan berbagai pertimbangan yang masak. Tentunya selain mencari dan menampung pendapat dan saran dari orang lain yang kita kenal dekat, baik saudara, teman, maupun orang tua. Dan tidak lupa pula kita juga perlu bertanya pada Sang Pencipta. Agar Dia memberikan kita petunjuk yang lebih tepat. Bertanya pada Sang Pencipta tidak hanya sekedar bertanya, tapi juga berdoa, beribadah dan berusaha. Barulah setelah kita melakukan itu semua, kita melakukan kepasrahan terhadap apa yang kita pilih. Namun, kepasrahan, harus tetap dijalani dengan usaha, agar apa yang kita pilih tidak menjadi suatu hal yang sia-sia saja. Tetap jalankan apa yang menurut kata hati kita baik. Karena kata hati adalah jalan menuju kebenaran.
Apapun yang menjadi dilema dalam hidup kita, itulah suatu cara kita mensikapi hidup.
Rabu kemarin, aku baru saja membuat sebuah keputusan besar dan kilat, yang sangat menentukan masa depanku.. Aku dihadapkan pada 2 pilihan yang benar2 membuatku dilema, dan hampir tak bisa memilih. Namun, aku sadar, aku sudah dewasa, dan aku harus dapat menentukan pilihan, orang lain bahkan mama pun ga bisa memberikan pilihan buat aku, aku harus memilih sendiri, karena akulah yang akan menjalaninya ke depan..

Yang aku fikirkan adalah..
Masa depan.. 
Tetap bisa membahagiakan orangtua..
Tetap bisa membanggakan orang2..
Tidak mengecewakan siapapun..
Dan tidak membuat malu siapapun..
Aku ingin semuanya bahagia, meski aku sendiri masih berusaha untuk bahagia..


Bayangkan ketika aku harus mengubur impian terbesarku, bahkan ketika aku hampir meraihnya,  bahkan ketika aku sudah selesai berjuang dan tinggal menunggu hasil, namun aku harus tetap dengan ikhlas melepasnya. Mungkin Tuhan punya rencana yang jauh lebih indah dari yang aku fikirkan, jauh lebih membahagiakan dari yang aku impikan..
Aku percaya, akan ada saat dimana nanti aku menyadari bahwa yang digariskan oleh Tuhan padaku adalah yang terbaik buat aku. Saat ini, mungkin aku bersedih, mungkin aku kecewa, dan mungkin hatiku tidak sedang baik2 saja.. Namun, aku harus yakin dan percaya bahwa inilah yang terbaik dan yang aku butuhkan, Tuhan tidak memberi yang aku inginkan, namun Tuhan memberi yang aku butuhkan karena Tuhan Maha Mengetahui segalanya, I believe that Allah loves me, Allah has a nice planning for me :')

Kertas penyemangatku 1 tahun in.. Tujuan pertama udah tercapai, yang kedua?

Dengan ikhlas, aku harus menghapus impian ini, ini memang bukan jalanku :')

Selasa, 24 Mei 2011

Perang Melawan Insomnia :@



Waaaaa aku gabisa tidur =.=

Sebulan kaya gini terus, aku bisa penyakitan nih . huft .


Sambil cari2 ngantuk, pengen cerita aah..
Perang ngelawan insomnia .
Orang udah pada tidur, cuman blogger yg setia dengerin ceritaku dini hari ini.. ckck


Readers..
Salah ga aku pengen dimengerti?
Salah ga kalo sesekali aku juga pengen perhatian lebih?
Ga setiap hari kok aku minta..
Malah jarang2 banget .
Cuma saat2 sekarang ini..
Saat seperti ini aku sangat butuh dukungan dari orang2 terdekat, yg jauh juga sih kalo bisa, hehe
Dukungan moriil, sekedar kata2, susah yaa buat diucapin?
Sekedar nyenangin hati, susah yaa buat dilakuin?


Hmmm...
Terkadang ada orang yang ngeremehin hal2 demikian..
Support, motivasi, yg terkadang penting, seringkali diabaikan .
Padahal itu yg lagi aku butuhin sekarang..
Ini malah dibikin bad mood .
Hmm sabaar sabar .


Intinya, saat ini aku..
GALAU
he
yakin tuh galau?
entahlah


Every little things I do, I really wanna share it to you
Happy or sad, I need someone who can hear my story
And help me to solve anything
At least, try to help
At least, suggest me, or just give me some words making me smile
It's also a form of help! a form of support!
But? Agh..
I don't know
And I don't understand


hoaaaahmm
yaudalah, perang ini usai
insomnia nya kalah
*capek*
aku bobok dulu deh
wait for nice tomorrow ^^


bismillah..
bantu aku Tuhan..
bantu tangan kecilku ini..
bantu untuk meraihnya .


amin :)
terimakasih krna Engkau selalu ada untukku Tuhan :)



Jumat, 18 Februari 2011

Ketika hati berbicara

Malam ini kita masih bisa tertawa
Bahagia tanpa sadari waktu mungkin kan terhenti
Genggam tangan ku dengan erat
Tersenyumlah di hari yang mungkin tak begini
Ingat kembali semua yang pernah kita lakukan bersama
Tertawa walau di cerca kesulitan dan kegalauan

Kita kan selalu bersama
Dalam memori yang tak terbatasi
Waktu biarkan sepi tenang
Dan berjanjilah
Tak kan pernah lupakan sebutirpun kenangan
Yang telah tercipta di setiap detik bersama
Andai suatu hari nanti kau dan aku
Tak kan bisa lagi sering bertemu
Atau bahkan tak kan lagi bertemu di dunia ini

Tetap lah simpan memori yang telah tercipta
Memori yang abadi
Ya, everlasting..



Jika kita telah memiliki sepiring nasi, yang pasti baik untuk diri kita. Mengenyangkan.. berkhasiat.. Mengapa kita ingin mencoba mencari makanan yang lain? Terlalu ingin mengejar kelezatan.. Kelak, nasi itu akan basi dan kita tidak bisa memakannya lagi. Kita akan menyesal..

Begitu juga jika kita telah bertemu dengan seorang insan, yang membawa kebaikan kepada diri kita . Menyayangi, mengasihi kita.. Mengapa kita ingin mencoba mencari yang lain? Terlalu mengejar kesempurnaan. Kelak, kita akan kehilangannya. Apabila dia menjadi milik orang lain kita juga akan menyesal.. Ingatlah bahwa tak ada makhluk yang sempurna. Kita takkan pernah temukan yang sempurna, karena kesempurnaan hanya milik Tuhan.. Dengan kekurangan, kita disempurnakan.. Dan dengan kelebihan, kita menyempurnakan.. Saling melengkapi puzzle2 kehidupan.. ketika hati telah memilih :)


  Teruntuk sang pemegang kunci hati...
There're thousand diamonds, but only one shines to you
^^
Teman masa kecilmu

Sabtu, 29 Januari 2011

Sepiku dan Sepimu

Malam ini aku kembali terdiam sendiri di sini
Termakan kembali oleh sunyinya malam ini
Dan akupun kembali hanya sendiri dan sendiri
Tak ada kawan di sini kecuali sepi yang menemani
Malam ini sepi kembali melanda dan menyerangku
Mengusik dan mengganggu ketenangan hati dan bathin
Terus mengusik dan mengusik ketenangan
Mengingat kembali pada semua kenangan
Dan mendatangkan rasa kesepian

Dan aku …….
Termakan oleh sepi yang kau hadirkan
Tenggelam dalam keegoisan
Terdiam dalam kegelapan
Dan kesepian ……
Aku di sini semakin terpuruk dan terpuruk
Dalam kesepian ini
Dalam kesendirian ini
Dalam keadaan yang sepi ini
Dalam sepiku dan sepimu



















 
Klik .

Aku menarik nafas panjang sepanjang yang aku bisa. Mendorong kenop pintu sembari mengernyipkan mata. Tidak ada warna yang mampu diterjemahkan oleh sel konus di mataku, namun sel sel batang masih mampu mengerjakan perannya dengan baik hingga masih ada cahaya remang yang bisa aku ikuti . Kupejamkan mata , sejenak .

Klik .

Ah , kusesali apa yang baru saja ditangkap indera pengelihatan dan pendengaranku .
Tidak ada apa apa atau siapa siapa . Masih sunyi . Sepi . Tidak ada dentingan piano ataupun petikan harpa . Hanya mampu mendengar suara nafas yang cepat cepat dan langkah kakiku yang gemetar .

Tes . 

Ah . Di luar sana hujan lagi . Angin akan membawa udara dingin, atau bahkan beberapa percikan air dingin. Dan semua akan menjadi lebih dingin .

Aku perlu menghangatkan diri di perapian .


Jumat, 31 Desember 2010

aku tau ini tak mudah.. tapi inilah hikmahnya

18 tahun lamanya aku tak pernah tinggal jauh dari orangtua.. selama masa itu jujur ku akui aku sangat sangat tergantung pada mereka.. segala sesuatu diurus oleh mereka.. minta apapun tinggal bilang.. aku menjadi pribadi yang praktis . maksudnya yang kulakukan hanyalah sekolah, belajar, meraih prestasi, fokus pada itu semuaa.. aku belum sadar akan adanya hal-hal yang harusnya aku lakukan juga selain itu.. ckck
kini aku sudah mulai memasuki bangku kuliah.. skitar 3 bulan hari-hari kujalani tanpa orangtua.. semua kulakukan SENDIRI . ngurus keperluan kuliah sendiri.. belajar sendiri.. cari makan sendiri.. cuci baju sendiri.. bersih-bersih.. wuaaahhhh! aku baru tau rasanya melakukan itu semua capeeeeeeeeeeeeeeeeek! belum lagi perkuliahan yang padat, kalimat "kuliah itu santai" yang sering kudengar dari orang-orang bertolak belakang dari yang aku alami.. mungkin karena kuliahku bukan kuliah umum.. ini sungguh berat jika tdk dijalani dengan ikhlas sepenuh hati.. bayangkan saja pergi pagi pulang sore.. blm lagi tugas menumpuk.. dan hari liburku cuma minggu . itupun jadwal aku nyuci -_-" hadeeeeh
aku tau ini tak mudah.. ini hal baru bagiku.. tapi dengan ini semua aku jadi belajar bagaimana menjadi sosok yang lebih mandiri.. lebih bertanggung jawab.. lebih ulet.. dan bersemangat tentunya! kalian tau apa yg membuatku semangat hingga detik ini? it's because of my luvly couple, ORANGTUA, ya, mereka! mereka lah yg ingin ku bahagiakan . walau jasa beliau takkan pernah terbalas, setidaknya aku lakukan yang terbaik :)


















Ya Allah,
Rendahkanlah suaraku bagi mereka
Perindahlah ucapanku di depan mereka
Lunakkanlah watakku terhadap mereka dan
Lembutkan hatiku untuk mereka.......
Ya Allah,
Berilah mereka balasan yang sebaik-baiknya,
atas didikan mereka padaku
dan pahala yang besar
atas kasih sayang yang mereka limpahkan padaku,
peliharalah mereka sebagaimana mereka memeliharaku.
Ya Allah,
Apapun gangguan yang telah mereka rasakan
atau kesusahan yang mereka deritakan karena aku,
atau hilangnya sesuatu hak mereka karena perbuatanku,
maka jadikanlah itu semua penyebab susutnya dosa-dosa mereka
dan bertambahnya pahala kebaikan mereka dengan perkenan-Mu ya Allah,
hanya Engkaulah yang berhak membalas kejahatan dengan kebaikan berlipat ganda.
Ya Allah,
Bila magfirah-Mu telah mencapai mereka sebelumku,
Izinkanlah mereka memberi syafa'at untukku.
Tetapi jika sebaliknya,
maka izinkanlah aku
memberi syafa'at untuk mereka,
sehingga kami semua berkumpul bersama dengan santunan-Mu
di tempat kediaman yang dinaungi kemulian-Mu, ampunan-Mu serta rahmat-Mu.
Sesungguhnya Engkaulah yang memiliki Kurnia Maha Agung,
serta anugerah yang tak berakhir
dan Engkaulah yang Maha Pengasih diantara semua pengasih.
Amin Ya Rabbal Alamin.......